25.6 C
Jakarta
Thursday, April 3, 2025

China Dukung Kedaulatan Panama atas Terusan Panama, Tolak Klaim Trump

WorldAsia PasificChina Dukung Kedaulatan Panama atas Terusan Panama, Tolak Klaim Trump

(Newsindomedia) — Ketegangan diplomatik kembali mencuat setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan keinginannya untuk mengambil kembali kendali atas Terusan Panama. Dalam pidatonya usai pelantikan pada Senin (20/1), Trump menyebut AS “dengan bodohnya” menyerahkan Terusan Panama kepada Panama pada 1999 dan mengkritik pengelolaannya saat ini, yang menurutnya tidak adil terhadap kapal-kapal AS.

Namun, Kementerian Luar Negeri China dengan tegas menyatakan dukungannya terhadap kedaulatan Panama atas terusan tersebut. “Posisi China konsisten dan jelas terkait masalah ini,” ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun dalam konferensi pers di Beijing pada Selasa (21/1). Guo juga menegaskan bahwa China akan selalu menghormati netralitas Terusan Panama sebagai jalur air internasional.

Klaim Trump dan Respons Panama

Dalam pidatonya, Trump menuduh bahwa pengelolaan terusan tersebut tidak menguntungkan AS, bahkan menyebut bahwa janji Panama kepada AS telah dilanggar. Trump juga menyinggung dugaan campur tangan China dalam pengelolaan terusan tersebut, meski tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Menanggapi pernyataan ini, Presiden Panama Jose Raul Mulino menegaskan bahwa Terusan Panama adalah milik rakyat Panama dan akan tetap berada di bawah kendali penuh negara tersebut. Mulino juga menyangkal adanya campur tangan China dalam pengelolaan terusan, dengan menyebut bahwa Panama memperlakukan semua kapal yang melintasi terusan secara adil.

“Terusan Panama bukanlah konsesi dari pihak mana pun, melainkan hasil dari perjuangan panjang rakyat Panama yang berpuncak pada Perjanjian Torrijos-Carter tahun 1977,” tegas Mulino. Perjanjian tersebut menjadi dasar bagi pengembalian kendali terusan dari AS ke Panama pada tahun 1999.

Pentingnya Terusan Panama di Kancah Internasional

Terusan Panama adalah jalur air strategis sepanjang 82 kilometer yang menghubungkan Samudra Pasifik dan Atlantik. Terusan ini menjadi salah satu jalur perdagangan utama dunia, digunakan untuk pengiriman barang dari Asia ke Amerika Serikat dan sebaliknya.

Kanal ini memainkan peran penting dalam ekspor komoditas utama AS seperti gas alam cair dan impor produk manufaktur seperti kendaraan. Karena pentingnya posisi ini, setiap perselisihan terkait pengelolaan terusan berpotensi memengaruhi perdagangan global.

China: Tetap Netral dan Mendukung Panama

Sebelumnya, pada Desember 2024, China sudah menegaskan dukungannya terhadap kedaulatan Panama atas Terusan Panama. Beijing juga menolak tuduhan adanya kontrol China terhadap kanal tersebut, menekankan bahwa mereka hanya menghormati hak Panama atas jalur tersebut.

“China mendukung rakyat Panama dalam perjuangan mereka untuk mempertahankan kedaulatan atas Terusan Panama dan tetap memandangnya sebagai jalur perairan netral,” tegas Guo Jiakun.

Pernyataan Tegas dari Panama

Pemerintah Panama menutup polemik ini dengan menyatakan bahwa dialog selalu menjadi cara untuk menyelesaikan perselisihan. Namun, Panama tetap bersikukuh bahwa kedaulatan atas Terusan Panama tidak dapat dinegosiasikan.

Dengan posisinya sebagai jalur vital perdagangan global, Terusan Panama menjadi isu geopolitik yang sensitif. Sementara China dan Panama memperkuat kerja sama mereka, pernyataan Presiden Trump menjadi pengingat bahwa perebutan pengaruh di kawasan ini tetap menjadi perhatian utama di kancah internasional.

Check out our other content

Check out other tags:

Most Popular Articles