26.2 C
Jakarta
Friday, April 4, 2025

Israel Setujui Gencatan Senjata dan Pembebasan Sandera di Gaza

WorldMiddle East & AfricaIsrael Setujui Gencatan Senjata dan Pembebasan Sandera di Gaza

TEL AVIV (Newsindomedia) – Kabinet Keamanan Israel akhirnya menyepakati gencatan senjata dengan Hamas serta rencana pembebasan sandera yang saat ini berada di Gaza. Kesepakatan ini diumumkan pada Jumat (17/1/2025), menyusul mediasi intensif yang dilakukan Amerika Serikat (AS) dan Qatar. Perjanjian tersebut sebelumnya telah diumumkan di Doha, Qatar, pada Rabu (15/1/2025).

Komentar Menteri Israel

Menteri Pendidikan Israel, Yoav Kisch, memberikan pernyataan terkait keputusan tersebut. Ia mengakui bahwa keputusan ini tidak mudah, namun merasa hal itu merupakan langkah moral yang harus diambil. “Kami memiliki kewajiban moral utama untuk membawa pulang saudara dan saudari kami ke rumah,” kata Kisch, dikutip dari BBC Internasional.

Kisch juga menegaskan bahwa tujuan utama dari konflik ini tetap tidak berubah, yaitu menghancurkan Hamas, menghilangkan ancaman dari Gaza, dan memastikan kembalinya para sandera ke tanah Israel. Ia optimistis bahwa presiden terpilih AS, Donald Trump, akan memberikan kontribusi besar terhadap keamanan dan masa depan Israel.

Persetujuan Setelah Kontroversi

Keputusan untuk menyetujui gencatan senjata ini tidak datang tanpa tantangan. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, sebelumnya menimbulkan kekhawatiran dengan pernyataannya yang keras di menit-menit terakhir. Netanyahu menegaskan bahwa pemerintahannya tidak akan menyetujui gencatan senjata hingga Hamas sepenuhnya memenuhi semua syarat yang diajukan Israel.

Namun, setelah melalui diskusi panjang, Netanyahu akhirnya menyetujui rencana tersebut. “Kami berkomitmen untuk membawa para sandera kembali ke rumah mereka,” ujarnya dalam sebuah pernyataan resmi.

Komitmen Hamas

Di sisi lain, Hamas menyatakan tetap berkomitmen terhadap kesepakatan gencatan senjata ini meski ada beberapa tuduhan dari Israel bahwa kelompok tersebut melanggar bagian-bagian dari perjanjian. Situasi ini menjadi tantangan baru bagi stabilitas kawasan, yang saat ini tengah berusaha keluar dari siklus konflik berkepanjangan.

Langkah Menuju Perdamaian

Dengan gencatan senjata ini, Israel dan Hamas diharapkan dapat memulai babak baru menuju stabilitas yang lebih baik di kawasan tersebut. Keberhasilan kesepakatan ini akan sangat bergantung pada implementasi di lapangan serta dukungan dari pihak-pihak internasional yang terlibat. (nsb/nim)

Check out our other content

Check out other tags:

Most Popular Articles