Komentar Curtis Picu Kritik Publik
Los Angeles- (Newsindomedia) — Aktris pemenang Oscar, Jamie Lee Curtis, menuai kritikan setelah membandingkan kebakaran dahsyat di Los Angeles dengan situasi konflik di Gaza. Dalam sesi tanya jawab bersama Pamela Anderson, Curtis menggambarkan kehancuran yang terjadi di Pacific Palisades seperti wilayah yang dilanda perang. Pernyataan tersebut menjadi viral setelah diunggah dalam sebuah video, memicu perdebatan di media sosial.
“Saya lahir dan besar di Los Angeles, dan kini kota ini terbakar di mana-mana. Pacific Palisades lenyap,” kata Curtis. “Sayangnya, area tersebut kini terlihat seperti Gaza atau wilayah konflik lainnya.”
Pernyataan ini memicu reaksi keras, terutama di platform media sosial seperti X (dulu Twitter). Banyak pengguna menganggap perbandingan tersebut tidak sensitif dan menyatakan bahwa kebakaran di wilayah elite seperti Los Angeles tidak sebanding dengan tragedi kemanusiaan di Gaza. Salah satu komentar menyebutkan, “Ini adalah analogi yang sangat mengerikan.”
Tindakan Bantuan Curtis untuk Korban Kebakaran
Di tengah kontroversi tersebut, Curtis juga mengumumkan donasi sebesar 1 juta dolar AS untuk membantu upaya penanganan kebakaran di Los Angeles. Langkah ini diapresiasi oleh sebagian pihak, meski tidak meredakan kritik terhadap komentarnya. Curtis sebelumnya juga aktif dalam aksi kemanusiaan, seperti menggalang bantuan untuk pengungsi Ukraina saat konflik di wilayah tersebut memuncak.
Jejak Kontroversi: Kesalahan di Media Sosial
Bukan kali pertama Curtis terlibat kontroversi terkait pernyataan publiknya. Pada 2023, ia mengunggah ulang sebuah foto yang menunjukkan anak-anak di sekolah UNRWA di Gaza dengan komentar “teror dari langit” disertai bendera Israel. Setelah pengikutnya mengklarifikasi bahwa foto tersebut menggambarkan anak-anak Palestina yang berlindung dari serangan udara Israel, Curtis menghapus unggahan tersebut.
Kebakaran Hebat di Pacific Palisades
Kebakaran hutan yang melanda Pacific Palisades, kawasan elit Los Angeles, terjadi pada 7 Januari 2025. Angin kencang dengan kecepatan 64 kilometer per jam memperparah penyebaran api, menghanguskan 3.000 hektare lahan dalam waktu kurang dari sehari. Kawasan ini dikenal sebagai tempat tinggal selebritas Hollywood dan figur terkenal lainnya.
Upaya pemadaman terus dilakukan, namun kondisi cuaca dan medan yang sulit membuat api sulit dikendalikan. Banyak warga kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran ini, termasuk beberapa WNI yang bermukim di kawasan tersebut.
Pernyataan Trump yang Menyulut Kontroversi Global
Di tengah musibah ini, pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump turut menambah ketegangan. Trump mengancam akan “membakar Gaza menjadi neraka” jika Hamas tidak segera membebaskan sandera Israel. Pernyataan ini memicu kecaman luas dari berbagai pihak, yang menilai retorikanya hanya akan memperburuk situasi di Timur Tengah.
Selain itu, Trump juga menguraikan agenda kebijakan luar negeri yang kontroversial, termasuk ambisi untuk mengendalikan Greenland dan Terusan Panama. Pernyataannya menambah perhatian dunia terhadap dinamika politik Amerika Serikat menjelang pelantikannya untuk masa jabatan kedua pada 20 Januari mendatang.
Respons Publik dan Pelajaran untuk Figur Publik
Kontroversi seputar Curtis menunjukkan tantangan yang dihadapi figur publik saat menyampaikan pendapat tentang isu-isu sensitif. Perbandingan yang kurang tepat atau komentar yang tidak dipikirkan matang dapat memicu kritik dan merusak reputasi. Kebakaran di Los Angeles adalah tragedi besar, namun membandingkannya dengan konflik seperti di Gaza membutuhkan kehati-hatian lebih.