Vilnius, Lithuania – Harta karun bersejarah yang telah tersembunyi selama lebih dari delapan dekade akhirnya ditemukan di ruang bawah tanah Katedral Vilnius, Lithuania. Artefak-artefak ini, termasuk mahkota pemakaman dan simbol kerajaan, merupakan peninggalan para penguasa Eropa Abad Pertengahan dan mencerminkan kekayaan tradisi kenegaraan Lithuania dan Polandia.
Jejak Penguasa Abad Pertengahan yang Terungkap Kembali
Penemuan luar biasa ini melibatkan sejumlah artefak berharga, seperti mahkota milik Alexander Jagiellon, Raja Polandia sekaligus Adipati Agung Lithuania yang hidup pada 1461–1506. Selain itu, terdapat perhiasan milik Elizabeth dari Austria, istri Raja Polandia dan Adipati Agung Lithuania, serta barang-barang milik Barbara Radziwill, yang menikah dengan Raja Sigismund II Augustus dan meninggal pada 1551.
Artefak-artefak yang ditemukan meliputi mahkota, tongkat kerajaan, bola dunia, rantai, cincin, medali, hingga plakat peti mati yang dahulu menjadi simbol kebesaran dan tradisi pemakaman para penguasa.
Tradisi Pemakaman dan Simbol Kekuasaan
Barang-barang bersejarah ini tidak digunakan semasa hidup, melainkan dibuat khusus untuk menghormati para penguasa setelah kematian mereka. Menurut Keuskupan Agung Vilnius, artefak-artefak tersebut akan diletakkan dalam sarkofagus para penguasa sebagai bagian dari praktik pemakaman pada masanya.
“Penemuan ini menjadi pengingat penting akan identitas dan akar sejarah kita. Simbol-simbol ini menunjukkan Vilnius sebagai nekropolis elit Adipati Agung Lithuania, mempertegas peran Lithuania dalam peta sejarah Eropa,” ungkap Gintaras Grušas, Uskup Agung Vilnius.
Rita Pauliukeviciute, direktur Museum Warisan Gereja Vilnius, menambahkan bahwa temuan ini merupakan tanda penting dari kekuatan akar budaya dan tradisi yang telah lama hilang, kini ditemukan kembali.
Ditemukan Setelah Hilang Selama Puluhan Tahun
Sejarah harta karun ini bermula pada tahun 1931 ketika banjir musim semi mengungkapkan ruang bawah tanah di Katedral Vilnius yang menyimpan sisa-sisa para penguasa. Artefak-artefak tersebut sempat dipamerkan kepada publik sebelum disembunyikan saat pecahnya Perang Dunia II pada tahun 1939.
Setelah beberapa kali pencarian yang gagal, para peneliti akhirnya berhasil menemukan kembali harta karun ini pada September 2024 dengan menggunakan kamera endoskopi. Artefak-artefak tersebut ditemukan dalam kondisi dibungkus koran yang bertanggal September 1939.
Rencana Konservasi dan Pameran
Menurut Keuskupan Agung Vilnius, barang-barang ini kini sedang diperiksa dan dipulihkan oleh para ahli. Setelah proses konservasi selesai, artefak-artefak ini akan dipamerkan kepada publik, memberikan kesempatan bagi dunia untuk menyaksikan simbol kekayaan sejarah Lithuania dan tradisi pemakaman para penguasa Abad Pertengahan.
Penemuan ini tidak hanya menjadi bagian penting dari sejarah Lithuania, tetapi juga membuka pintu baru untuk memahami lebih dalam warisan budaya Eropa.