Lim Kimya, 73, mantan anggota parlemen oposisi Kamboja, tewas ditembak seorang pengendara motor di dekat Wat Bowonniwet Vihara, Bangkok, pada Selasa malam.
Seorang mantan anggota parlemen oposisi Kamboja, Lim Kimya (73), tewas dalam insiden penembakan tragis di dekat Wat Bowonniwet Vihara, distrik Phra Nakhon, Bangkok, pada Selasa malam. Insiden ini langsung memicu upaya besar-besaran dari Polisi Metropolitan Bangkok untuk menangkap pelaku.
Pelaku Terekam Kamera Pengawas
Menurut rekaman CCTV, pelaku terlihat mengendarai sepeda motor Honda Wave 100 berwarna merah dengan pelat nomor 845. Saat kejadian, ia mengenakan helm, kemeja abu-abu berlengan pendek, celana panjang jeans, dan membawa tas yang diduga menyembunyikan senjata api.
Pelaku tiba di lokasi, memarkir sepeda motornya, dan turun untuk melakukan penembakan sebelum melarikan diri melalui Jalan Phra Sumen, melewati depan Wat Bowonniwet. Hingga kini, pihak kepolisian terus mengumpulkan bukti dan mengejar pelaku yang masih buron.
Kronologi Penembakan
Lim Kimya, yang memegang kewarganegaraan ganda Kamboja dan Prancis, tiba di Bangkok pada hari kejadian dengan menumpang bus dari Siem Reap, Kamboja. Ia didampingi istri berkewarganegaraan Prancis dan pamannya yang juga berasal dari Kamboja.
Tidak lama setelah tiba di lokasi, pelaku datang dengan sepeda motor dan menembak Lim Kimya. Insiden ini menewaskan Lim di tempat, sementara pelaku segera melarikan diri.
Profil Lim Kimya: Aktivis Politik yang Teguh
Lim Kimya dikenal sebagai anggota Partai Penyelamatan Nasional Kamboja (CNRP), oposisi utama di Kamboja yang dibubarkan oleh Mahkamah Agung pada 2017. Meskipun memiliki paspor Prancis yang memungkinkannya untuk bermigrasi ke luar negeri, ia memilih tetap tinggal di Kamboja.
Langkah ini ia ambil meski banyak rekan sesama politisi oposisi melarikan diri ke pengasingan untuk menghindari penganiayaan politik dari rezim mantan Perdana Menteri Hun Sen. “Saya tidak akan pernah menyerah pada politik,” ujarnya dalam sebuah wawancara sebelumnya.
Motif Penembakan Masih Diselidiki
Motif di balik penembakan ini masih belum jelas. Namun, banyak pihak menduga kasus ini terkait dengan aktivitas politik Lim Kimya di masa lalu. Kepolisian Thailand dan otoritas terkait kini bekerja sama untuk mengungkap kasus ini dan membawa pelaku ke pengadilan.
Bangkok di Tengah Sorotan
Kejadian ini menambah panjang daftar insiden kekerasan terhadap tokoh-tokoh politik di kawasan Asia Tenggara. Tragedi ini tidak hanya menjadi sorotan nasional, tetapi juga memicu perhatian internasional, mengingat status Lim sebagai aktivis politik dan pemegang kewarganegaraan ganda.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk memberikan informasi terkait keberadaan pelaku demi mempercepat proses penyelidikan. (nsb/newsindomedia)
Baca Juga