“Beberapa korban luka dilaporkan akibat beberapa serangan Israel yang menargetkan Kota Gaza, kota selatan Khan Younis, dan Deir al-Balah”
Gaza, (Newsindomedia) — Setidaknya 30 warga Palestina tewas sementara 14 lainnya hilang setelah serangan udara Israel pada hari Sabtu menargetkan berbagai daerah di Kota Gaza, Deir al-Balah, dan kota selatan Khan Younis.
Sebuah sumber medis mengatakan kepada Anadolu bahwa 11 warga Palestina tewas dan lainnya terluka dalam serangan udara di sebuah rumah di lingkungan Shujaiya di timur Kota Gaza.
Tiga warga Palestina lainnya tewas dan lainnya terluka ketika sebuah pesawat nirawak Israel menargetkan sebuah kendaraan di Deir al-Balah di Gaza tengah, petugas medis melaporkan.
Pertahanan Sipil Palestina mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa timnya telah mengevakuasi enam jenazah orang yang tewas ketika serangan Israel menargetkan sebuah kendaraan sipil di daerah Satar timur Khan Younis.
Dalam serangan terpisah, tiga anggota keluarga Shubaki – seorang pria, istrinya, dan anak mereka yang belum lahir – tewas ketika serangan udara Israel menghantam rumah mereka di Kota Gaza barat, menurut pernyataan Pertahanan Sipil lainnya.
Petugas medis mengonfirmasi kepada Anadolu kematian seorang pria Palestina setelah serangan udara di daerah Menara Intelijen di barat laut Kota Gaza.
Pernyataan lain mengatakan tim penyelamat berhasil mengeluarkan dua orang yang terluka dari reruntuhan rumah milik keluarga Ghoula di lingkungan Shujaiya tetapi tidak dapat menyelamatkan 11 orang lainnya yang terjebak di bawah reruntuhan, yang masih hilang.
Di Khan Younis, jumlah korban tewas akibat pengeboman yang menargetkan rumah keluarga Sharif dan Mujayda di daerah Mawasi meningkat menjadi tiga orang, termasuk seorang anak. Sepuluh orang lainnya terluka.
Dua warga Palestina tewas di distrik utara Rafah dalam serangan terpisah, dan seorang pria meninggal karena luka-luka yang dideritanya dalam pengeboman sebelumnya di pusat Khan Younis.
Sembilan warga Palestina lainnya terluka dalam serangan udara terpisah di sebuah rumah di Mawasi, Khan Younis, sumber itu menambahkan.
Tentara Israel juga menembaki Rumah Sakit Indonesia di Gaza utara dan terus menghancurkan bangunan-bangunan di Beit Hanoun dan kamp pengungsi Jabalia.
Serangan Israel yang terus berlanjut terhadap rumah sakit dan fasilitas sipil terlarang lainnya seperti masjid, gereja, dan sekolah merupakan kemungkinan kejahatan perang.
Sejak Oktober 2023, perang genosida yang dilakukan tentara Israel di Gaza telah menewaskan lebih dari 45.700 orang, sebagian besar adalah wanita dan anak-anak, meskipun ada resolusi Dewan Keamanan PBB yang menyerukan gencatan senjata segera.
Pada bulan November, Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.
Israel juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional atas perang mematikannya di Gaza. (nsb/newsindomedia)
Baca Juga