Tragedi Migran di Perairan Tunisia: 27 Tewas, Puluhan Diselamatkan dalam kecelakaan kapal di Tunisia
Tunisia, (Newsindomedia) — Sebanyak 27 migran kehilangan nyawa dalam kecelakaan kapal di lepas pantai Kepulauan Kerkennah, Tunisia, Kamis (3/1). Informasi ini disampaikan oleh stasiun radio lokal Mosaique FM, yang mengutip keterangan tim penyelamat setempat.
Menurut laporan tersebut, unit Garda Nasional dan Pertahanan Sipil Tunisia berhasil menyelamatkan 83 orang dari perairan dan mengevakuasi 27 jasad. Kapal yang tenggelam diketahui membawa para migran yang berusaha mencapai pantai Italia.
Kepala Pertahanan Sipil Kota Sfax, Zied Sdiri, mengungkapkan bahwa insiden ini terjadi sekitar tiga mil laut dari Kepulauan Kerkennah. Ia memastikan bahwa seluruh korban, baik yang selamat maupun yang tewas, berasal dari negara-negara di kawasan Afrika sub-Sahara.
“Salah satu kapal mengalami kerusakan hingga tenggelam, sementara kapal lainnya ditemukan dalam kondisi nyaris oleng,” jelas Sdiri.
Tragedi ini menyoroti realitas menyedihkan di wilayah tersebut, di mana puluhan migran setiap harinya mencoba menyeberangi perairan dari Tunisia dan Libya menuju Italia. Sebagian besar perjalanan ini dilakukan menggunakan kapal-kapal kecil yang tidak layak untuk menempuh jalur laut yang berbahaya.
Gelombang migrasi dari Afrika sub-Sahara ke Eropa melalui jalur laut terus meningkat, meskipun risiko kecelakaan dan kematian sangat tinggi. Upaya para migran untuk mencari kehidupan yang lebih baik sering kali berakhir tragis, seperti dalam insiden kali ini.
Pihak berwenang Tunisia kini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kecelakaan ini dan akan terus melakukan pencarian untuk memastikan tidak ada korban lain yang tertinggal. (nsb/newsindomedia)