Jakarta, (Newsindomedia) – Pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 akan menjadi tanggung jawab penuh Badan Penyelenggara Haji (BPH), menggantikan peran teknis yang selama ini dipegang oleh Kementerian Agama. Sementara itu, penyelenggaraan haji tahun 2025 masih berada di bawah koordinasi Kementerian Agama.
“Batas penyelenggaraan teknis oleh Kementerian Agama adalah tahun 2025. Mulai 2026 dan seterusnya, pelaksanaan teknis akan sepenuhnya diambil alih oleh BPH, meskipun regulasi tetap berada di bawah Kementerian Agama,” ujar Wakil Menteri Agama HR Muhammad Syafi’i di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (27/12/2024).
Persiapan BPH untuk Penyelenggaraan Haji 2026
BPH kini tengah melakukan berbagai persiapan untuk memastikan kesiapan penuh dalam menyelenggarakan ibadah haji pada 2026. Tahun 2025 akan menjadi masa transisi, di mana Kementerian Agama tetap menjalankan tanggung jawab sebagai pelaksana sambil berperan sebagai mentor bagi BPH.
“Tahun ini, Kementerian Agama akan menjadi pembimbing untuk mempersiapkan BPH dalam menghadapi tugas penuh mereka mulai 2026. Setelah itu, semua teknis pelaksanaan ibadah haji sepenuhnya berada di tangan BPH,” tambah Syafi’i.
Fokus pada Profesionalisme Petugas Haji
Dalam pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto, Menteri Agama Nasaruddin Umar menekankan pentingnya seleksi petugas haji yang berkualitas. Petugas yang terpilih harus memiliki kemampuan baik dalam membimbing maupun melayani jemaah.
“Kami mengutamakan profesionalisme. Petugas harus mampu membimbing sekaligus memiliki fisik yang tangguh. Kami tidak ingin pembimbing yang justru membutuhkan bantuan dari jemaah,” ujar Nasaruddin.
Ia menegaskan bahwa petugas haji harus berdedikasi penuh dalam melayani jemaah dengan sepenuh hati. Pemerintah berharap langkah ini akan meningkatkan kualitas pelayanan dan memastikan kenyamanan para calon haji.
Dengan persiapan yang matang, pemerintah optimis transisi penyelenggaraan haji dari Kementerian Agama ke BPH akan berjalan lancar, sekaligus membawa peningkatan pelayanan bagi para jemaah. (nsb/newsindomedia)