FIFA sebelumnya mengumumkan jadwal pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026, dengan Israel dan Norwegia dijadwalkan bertemu pada Maret 2025. NFF menyatakan bahwa mereka mendukung Federasi Sepak Bola Palestina (PFA) dalam berbagai inisiatif, seperti pelatihan pelatih sepak bola wanita di Palestina dan program sepak bola untuk anak-anak di sekolah serta kamp pengungsi. Namun, serangan Israel di Gaza telah merusak infrastruktur sepak bola Palestina dan menyebabkan banyak atlet, termasuk 92 pemain, tewas.
Norwegia, yang dikenal dengan sikap kritisnya terhadap kebijakan Israel, juga memainkan peran penting dalam Perjanjian Oslo 1993. Sejak serangan Israel pada Oktober 2023, Norwegia menjadi salah satu negara Eropa yang paling vokal mengkritik tindakan Israel. Pada Mei 2024, Norwegia bahkan mengakui kedaulatan Palestina, yang memicu ketegangan dengan Israel.
Meski demikian, pelatih tim nasional Norwegia, Ståle Solbakken, mengonfirmasi bahwa timnya tidak gentar bermain melawan Israel meskipun situasi politik sedang memanas. Asosiasi Sepak Bola Palestina menyambut baik pernyataan Klaveness yang dianggap sebagai bentuk dukungan terhadap keadilan dan integritas olahraga internasional, dengan menekankan bahwa serangan Israel terhadap atlet dan infrastruktur olahraga Palestina melanggar hukum internasional dan peraturan FIFA.