Integrasi artificial intelligence (AI) dan coding ke dalam kurikulum pendidikan menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat pendidikan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) di Indonesia. Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, menegaskan pentingnya pendekatan ini untuk membekali siswa dengan soft skill dan kemampuan berpikir solutif.
“Bagi saya, hal mendasar adalah bagaimana membekali siswa dengan soft skill yang baik. Penting untuk melatih mereka agar tekun melalui sebuah proses sehingga bisa mencari solusi dari persoalan secara efektif dan efisien,” ujar Fajar dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (17/12).
Fajar menekankan bahwa AI dan coding tidak hanya mengasah keterampilan teknis (hard skill) dalam penguasaan teknologi, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, kreatif, serta komunikasi yang baik.
Dalam mendukung langkah pemerintah tersebut, Samsung Electronics Indonesia kembali meluncurkan Samsung Innovation Campus (SIC) Batch 6. Program ini bertujuan mencetak talenta digital muda Indonesia berusia 13-21 tahun dengan memberikan pendidikan teknologi berkualitas.
“Program ini berlangsung selama empat bulan dan fokus pada keterampilan coding, AI, Internet of Things (IoT), serta pengembangan soft skill seperti kreativitas, komunikasi, dan empati,” ujar Head of Corporate Marketing Samsung Electronics Indonesia, Bagus Erlangga.
Pendaftaran program SIC Batch 6 dibuka mulai 11 November hingga 23 Desember 2024, dan peserta yang lolos logic test akan diumumkan pada 27 Desember 2024. Program ini akan dimulai dari 3 Januari hingga 26 Mei 2025.
Program ini menargetkan pelajar SMA, SMK, MA, serta mahasiswa universitas (D3, D4, dan S1) yang masih aktif di tahun ajaran 2024/2025. Khusus untuk peserta dari kalangan mahasiswa, kurikulum SIC dapat dikonversi menjadi satuan kredit semester (SKS) melalui program Kampus Merdeka yang difasilitasi Kemendikbud, dengan persetujuan pihak kampus masing-masing.
Selain mendapatkan sertifikat dari program ini (dengan syarat dan ketentuan berlaku), peserta terbaik juga akan menerima sertifikasi berstandar internasional serta hadiah menarik.
Untuk diketahui, Samsung Innovation Campus telah berjalan selama lima tahun terakhir. Hingga saat ini, 38 lulusan SIC berhasil mendapatkan beasiswa Bootcamp di kategori Web Development atau UI/UX, sementara 20 lulusan lainnya menerima beasiswa dalam program Perempuan Inovasi.
Melalui program ini, Samsung berharap dapat membantu mencetak generasi muda yang siap menghadapi tantangan di era digital dan industri 4.0.